Jokowi Membuka Isolasi Perbatasan Dengan Jalan Paralel Perbatasan Yang Selama Ini Hanya Impian

Membaca Strategi Perbatasan Jokowi

Jokowi Memang beda wilayah perbatasan kini tengah berproses jadi Halaman Depan Bangsa, bisa dilihat dari : Pertama, Jokowi telah membangun jalan paralel perbatasan panjangnya 2004 km, di Papua 800 km, dan Timor Leste 350 km. Suatu hal yang tidak terbayangkan sebelumnya.Kedua, Jokowi membangun kembali 9 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta satu di Sota Merauke dan masih ditambah dengan PLBN Terpadu Sei Pancang, PLBN Terpadu Long Midang dan PLBN Terpadu Labang di Kabupaten Nunukan serta PLBN Terpadu Long Nawang di Kabupaten Malinau.Kemudian PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang dan satu lagi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Laut terpadu Serasan di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. PLBN-plbn tersebut kini terlihat megah dan membanggakan warga bila mengunjunginya. Ada perasaan bahwa pimpinan negeri ini patut dihormati. Ketiga, Jokowi-menggelontorkan dana ke perdesaan atau Dana Transfer Desa, suatu konsep yang belum pernah ada di dunia, dan hasilnya sudah mulai dirasakan di perdesaan. Keempat, pemerintah kini juga tengah menyelenggarakan peremajaan kebun rakyat, dan sudah dimulai lewat program peremajaan kebun sawit rakyat –nantinya akan bergeser ke kebun karet rakyat, kebun sahang rakyat, dan sebagainya. elima, pemerintah tengah menghidupkan dan mengkampanyekan pembukaan Kawasan Ekomi Khusus (KEK), meski sampai saat ini pemda di wilayah perbatasan belum bisa memanfaatkannya. Keenam, Jokowi juga membangun Trayek Tol Laut, yang hingga kini sudah ada 26 Trayek dan memastikan semua wilayah perbatasan terjangkau. Artinya? Kalau pemda proaktif, maka barang-barang produk Indonesia pasti jadi primadona di perbatasan. Ya kualitas, dan juga harganya.Ketujuh Kaltara Mmembuka Toko Perba tasan   Pemerintah provinsi Kaltara  terus berupaya dan mencari solusi agar harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan bisa lebih murah.

Kami memberikan berbagai informasi terkait Perbatasan & Upaya Pemerintah Dalam mengembangkan Pertahanannya

Membaca Strategi Perbatasan Jokowi

BAB I PENDAHULUAN KENAPA PERBATASAN dan BAB II MENGENAL DAERAH PERBATASAN DAN MASALAHNYA

Perbatasan adalah Halaman Depan Bangsa, Simbol Kedaulatan Bangsa. Ia harus Beda dan warganya Sejahtera

BAB III PEMBANGUNAN PADA ERA ORDE LAMA & BAB IV PEMBANGUNAN PADA MASA ORDE BARU

Memperlihatkan bagaimana Pembangunan Perbatasan Pada masa Orde Lama dan Orde Baru yang pada umumnya belum bisa menjangkau

BAB V PEMBANGUNAN PERBATASAN DI MASA ORDE REFORMASI & BAB VI STRATEGI PEMBANGUNAN PERBATASAN JOKOWI

Pemerintahan Jokowi pembangunan perbatasan seolah ingin merealisasikan pembangunan Perbatasan sebagaimana yang diinginkan oleh pemerintahan sebelumnya yang didikung oleh kebijkan pendukung secara konprehensip

Provinsi Kaltara mulai membuka Toko Perbatasan Rencananya tersebar di tujuh titik di wilayah perbatasan negara di Kaltara, diproyeksikan menjadi model dalam pembangunan kawasan perdagangan di perbatasan Indonesia. Gagasan ini merupakan integrasi ekonomi perbatasan dan memastikan produk Indonesia bisa unggul di perbatasan. Sesuatu hal yang belum terpikirkan selama ini Khususnya setelah jalan paralel perbatsan dan Tol laut yang kini bisa menjangkau wilayah perbatasan Ke depan barangkali bisa berkolaborasi antara Pemda dengan Para Pebisnis Grosir seperti AlfaMart atau IndoMart,  Depo Bangunan yang memastikan stok mereka ada di Kota-Kota Kecamatan Perbatasan. Mereka ahlinya grosir dan mereka tahu berbisnis dengan cara efisien sehingga produk Indonesia unggul di Perbatasan.

media Perbatasan

Kami Akrab Dengan Wilayah Perbatasan Tetapi Kami Tetap Seperti Apa Adanya

Wilayah perbatasan memiliki nilai strategis sebagai kedaulatan, sebagai pangkal pertahanan, sebagai halaman depan kebanggaan juga sebagai titik dasar dalam penetapan garis batas wilayah territorial, Zona Ekonomi Eksklusif dan Landas Kontinen Dll. Sebagai halaman depan bangsa ia sekaligus jadi pusat interaksi perekonomian, sosial budaya dengan negara tetangga di tengah masyarakat Asean dan Dunia. Karena itu tidak diragukan lagi Garis Perbatasan mempunyai arti penting dalam pembangunan kedaulatan negara.
Arah kebijakan pengelolaan wilayah perbatasan telah berubah dari inward looking menjadi outward looking. Belum tuntasnya penetapan dan penegasan garis batas berpotensi menjadi sumber permasalahan hubungan antar negara dimasa datang. Terlebih lagi permasalahan garis batas adalah masalah sensitip yang sulit dikompromikan. Boleh dikatakan hampir semua negara Asean mempunyai permasalahan batas dengan negara tetangganya. Termasuk di dalamnya persolan batas di Laut China Selatan.

WilayahPerbatasan Dot Com

Penjaga Perbatasan

Biasanya Pemda sibuk membangunan infrastruktur demi secepatnya membuka Isolasi wilayah. Tetapi lemah dalam membangun infrastrukur terkait langsung berhubungan dengan ekonomi rakyat. Tidak ada sarana jalan ke sawah ladang mereka. Kadang mereka butuh waktu antara 2-3 jam jalan kaki untuk sampai ke sana. Sehingga membuat usaha bertani itu jadi sangat berat, atau mereka terpaksa bermalam di kebun atau sawahnya. Sudah itu tidak adanya jaringan pasar. Akibatnya hasil kebun atau sawahnya tidak bisa di jual. Kondisi seperti ini hampir bisa kita jumpai di berbagai daerah perbatasan serta daerah tertinggal.

kopi - wilayah perbatasan dot com

Pembangun Wilayah Perbatasan sudah dimulai sejak Orede Baru setelah Indonesia dan Malaysia kembali bersahabat setelah selesainya era “konfrontasi” pada tanggal 11 Agustus 1966, kedua Negara berusaha mengembangkan kerjasama saling mengun tungkan diberbagai lapangan tanpa mengurangi kedaulatan masing-masing. Kini perbatasan sudah punya Jalan parallel Perbatasan, semua PLBN diperbaharui. Sudah ada jalur Tol laut yang memastikan wilayah perbatasan terjangkau dengan baik.Kaltara sudah membangun Toko Indonesia di Perbatasan. Boleh dikatakan berbagai upaya untuk menjadikan Produk Indonesia bisa unggul di Perbatasan. Kini kita berharap Pemda bisa lebih kreatif untuk mengajak dan berkolaborasi dengan para pengusaha BUMN, Bulog atau Swasta Murni Yang bisa menghadirkan produk Indonesia memang jadi terjangkau harganya di Perbatasan.

Membangun Wilayah Perbatasan

Mungkin Anda Tertarik Dengan Publikasi Kami Yang Lainnya