Blog

Tol Udara di Perbatasan, Konektivitas Kelancaran BBM, Orang & Barang

Oleh harmen batubara

Perdagangan antar negara di perbatasan, umumnya berjalan dengan baik meski berjalan dalam batas-batas tertentu dan terkesan kurang di respon oleh para pihak secara memadai. Kalu di Entikong banyak warga Indonesia berbelanja di Tebedu, ke Tokoserba yang ada di desa berjarak satu km dari perbatasan itu. Umumnya mereka membeli barangan keperluan sehari-hari, atau sekedar beli oleh-oleh buat sanak saudara mereka. Sebaliknya tidak ada Toko sekelas itu yang terdapat di sebelah Indonesia. Yang ada hanyalah sekedar kios-kios biasa yang menjual produk Indonesia dengan harga yang juga tergolong kurang menarik. Hal yang sebaliknya terjadi di Skow di perbatasan antara RI-PNG. Di sebelah PNG tidak ada Toko-toko, tetapi di sebelah Indonesia ada pasar Skow yang menjual berbagai produk Indonesia dengan harga yang lebih murah. Hal yang sama terjadi juga di perbatasan RI-Timor Leste.

WAKIL Presiden Jusuf Kalla mendorong peningkatan kerja sama di wilayah perbatasan negara-negara di Asia Tenggara. Menurut Kalla, pengembangan ekonomi di wilayah perbatasan akan bisa lebih baik jika ditopang dengan konektivitas.”Menjual barang atau membeli barang dari ujung sulawesi ke Filipina lebih efektif daripada membawanya ke Jawa. Begitu juga orang Kalimantan Barat mendapat listrik dari Serawak. Hal-hal seperti itu harus kita tingkatkan,” kata Kalla saat membuka Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) dan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) di Makassar, Jumat (14/10).

Baca Juga : Mensinergikan Pembangunan Perbatasan

Wapres menyayangkan kerja sama ekonomi subregional di kawasan ASEAN justru kerap diwarnai dengan bisnis ilegal. Kalla menyebutkan, pasokan barang ilegal ke Indonesia bisa datang dari Mindanao Filipina, Sabah, dan Tawau Malaysia. Begitu pun sebaliknya, tidak sedikit ada penyeludupan barang dari Indonesia ke negara-negara tetangga.Selain praktik penyelundupan, Kalla juga mengeluhkan situasi keamanan yang kerap menggangu kerja sama ekonomi antarnegara. Termasuk penyanderaan yang dilakukan Kelompok Abu Sayyaf di perbatasan Indonesia-Malaysia dan Filipina.

Pasar Skow Perbatasan Papua dipercaya akan kian menarik, karena adanya kebijakan pemerintah yang memperkuat infrastruktur di wilayah tersebut. Pemerintah tengah membangun Jembatan Holtekamp yang menghubungkan Kota Jayapura ke Base G di perbatasan. Juga di topang oleh adanya bandara Sentani yang bisa memasok berbagai produk Indonesia langsung dari Jakarta. Belum lagi dengan adanya Tol Laut yang menghubungkan Jawa-Papua. Tetapi hal seperti itu belum dilakukan oleh pemerintah di Entikong Kal Barat,  Motaain NTT dan Pulau Sebatik Kalimantan Utara. Idealnya di Kalbar pemerintah menjadikan bandara Sanggoledo; juga bandara di Nunukan Kaltara dan Kupang NTT  sebagai bandara internasional, sehingga produk-produk Indonesia bisa terakses lebih mudah dari perbatasan. Kelihatannya Pemda di daerah daerah tersebut lebih memilih nyerah dengan alasan akan lahan yang tidak tersedia.

Tol Udara dan Keseragaman Harga BBM

Satu hal yang mengemuka setelah Presiden Joko Widodo mencanangkan program ‘Satu Harga Bahan Bakar Minyak’ (BBM) di Papua sekaligus meresmikan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, Yahukimo, Selasa (18/10) adalah besarnya potensi “Tol Udara” dalam membantu wilayah perbatasan dan Papua dalam mempercepat konektivitas barang dan orang. Hal itu terlihat dalam upaya memudahkan akses bahan bakar minyak (BBM) di Papua dan Papua Barat, pemerintah dalam hal ini PT Pertamina menggunakan pesawat Air Tractor AT-802 untuk membawa BBM ke daerah-daerah tertentu di Papua dan Papua Barat.

Pesawat Air Tractor AT-802 kini telah menjadi bagian penting dari upaya penetapan BBM satu harga untuk wilayah Papua dan Papua Barat. Pesawat Air Tractor AT-802 sayangnya bukan buatan dalam negeri. Pesawat ini dibeli oleh Pertamina, bisa mengangkut 4.000 liter BBM. Untuk operasional pesawat ini dioperasikan oleh Pelita Air Service, anak usaha Pertamina. Sebelumnya, pertamina juga mengoperasikan pesawat jenis ini untuk mengangkut BBM di wilayah Kalimantan Utara seperti Krayan Dll. Nantinya pesawat ini akan ditambah lagi menjadi lima untuk memperkuat pelayanan mereka. Air Tractor AT-802 sebenarnya adalah pesawat pertanian bermesin turboprop sayap rendah (low wing) yang dapat diadaptasi menjadi pemadam kebakaran atau versi bersenjata. Pesawat AT-802 pertama kali terbang di Amerika Serikat pada bulan Oktober 1990 dan diproduksi oleh Air Tractor Inc.

Info Perbatasan : Memaknai Jalur Ilegal dan Jalan Tikus Perbatasan

Hal ini jugalah yang membuat Kementerian Perhubungan akan menginisiasi tol udara untuk meningkatkan konektivitas barang dan orang di kawasan terpencil yang sulit diakses dengan jalur darat dan air. Menteri Perhubungan kemudian mencoba memperkenalkan adanya gagasan tol udara.Harapan kita Kemenhub bisa melihat gagsan ini dari sisi yang lebih besar lagi. Khususnya terkait dengan konektivitas buat memperlancar pergerakan bbm,barang dan orang di wilayah perbatasan, Papua, Papua Barat dan Pulau-pulau Kecil Terluar.

Di sana ada sebanyak 42 Kabupaten/Kota, ada puluhan bandara, air streep, serta berbagai pelabuhan kecil yang selama ini kurang berfungsi karena minimnya sarana prasarananya. Hal yang jadi pertimbangan adalah, bandara dan pelabuhan pelabuhan kecil itu sebenarnya, tidak mampu memberi manfaat bagi memperkuat kekuatan pertahanan  kalau terjadi sesuatu yang darurat di wilayah tersebut. Karena sarana yang ada tidak bisa dimanfaatkan oleh pesawat tempur dan Kapal Perang.

Karena itu bandara dan pelabuhan di wilayah perbatasan dan pulau-pulau kecil terluar perlu diperhitungkan pendistribusinya sedemkian rupa, dan kemudian untuk ditingkatkan kapasitasnya agar bisa mengakomodasi pesawat tempur dan Kapal Perang. Hal yang tidak kalah pentingnya adalah meninjau ulang berbagai trayek penerbagan dan Kapal yang ada, agar lebih diperkaya dengan trayek yang menghubungkan pusat-pusat bisnis di Jawa dengan pusat-pusat bisnis di daerah. Dengan demikian Indonesia mempunyai trayek pesawat udara, kapal yang bisa merangsang pertumbuhan bisnis di daerah, termasuk wilayah perbatasan dan sekaligus memperkuat konektivitas bagi pergerakan bbm. barang dan orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *