Cart

tertinggal dan diterlatarkan

Post thumbnail

Perbatasan, Tertinggal dan Diterlantarkan Tidak Hanya di Perbatasan

Selama ini kita selalu menyoroti wilayah perbatasan yang tertinggal dan diterlantarkan, tetapi sejatinya masih banyak warga kita yang tidak mampu dalam menghadapi cobaan dalam kehidupannya. Bukannya karena mereka malas, tetapi memang karena situasilah yang membuat mereka kian tidak mampu. Di Negara maju, aturannya jelas. Warga yang tidak mampu akan diberikan tunjangan social, berupa uang untuk mereka bisa hidup meski dengan cara sederhana. Saya masih ingat waktu sekolah di Australia, 1985 an tunjangan bea siswanya itu sebesar AUS $800 perbulan dan itu sama persis jumlahnya dengan tunjangan warga tuna wisma di Australia.Gaji saya sebagai letnan satu waktu itu sebesar 90 ribu rupiah atau setara UAS $90. Suatu jumlah yang bukan sedikit. Nah kali ini kita mencoba melihat saudara kita yang juga miskin tetapi hidup di Banten, yang jaraknya itu tidak lebih dari 10 km dari Ibu Kota. Semoga kondisi seperti itu dapat membuat kita lebih bijak.

Continue Reading