perbatasan wilayah Indonesia

Post thumbnail

Poros Maritim, Upaya Mengangkat Kesejahteraan Nelayan Pesisir

Saat kita memperingati Hari Nelayan Nasional pada 6 April 2017 memang terasa ada sesuatu yang tetap mengganjal. Betapa beratnya mengimplementasikan Poros Maritim menjadi nilai tambah bagi bangsa. Betapa susahnya membangunkan suatu bangsa yang selama ini “membelakangi laut” untuk dijadikan menjadi Tuan di Wilayah lautnya sendiri. Sementara para nelayan kita itu lebih banyak “tidak tahu” nya dan juga sudah asing dengan pekerjaannya sebagai nelayan. Selama ini yang banyak memanfaatkan laut kita justeru orang asing yang berkolaborasi dengan tokoh-tokoh “nelayan” lokal dan hanya memberikan kesempatan bagi sebagaian kecil untuk para buruh nelayan kita. Kehidupan nelayan kita sebenarnya sudah lama “mati suri” sama seperti masyarakat kita di darat yang bergerak di sektor Karet tradisional. Para orang tua mereka sudah tidak mampu meremajakan karetnya, sementara sang anak sudah tidak tahu cara menyadap pohon karet, apalagi untuk merawatnya.

Continue Reading