Tag: Pengelolaan Wilayah Batas

Perbatasan, Mengubah Kawasan Segitiga Lanun Rompak Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Latar belakang perbatasan di kawasan ini, sedikit banyak telah ikut melahirkan kerja sama Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) dibentuk secara resmi pada Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) kesatu di Davao City, Filipina pada tanggal 26 Maret 1994. Kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan negara-negara BIMP-EAGA. Para pelaku usaha diharapkan menjadi motor penggerak kerja sama...

Read More

Pembangunan Ekonomi Wilayah Perbatasan, Baru Sebatas Janji dan Janji

Oleh harmen batubara Seperti biasa, kalau tahun anggaran baru, BNPP biasanya punya perhelatan yakni Rapat Kerja. Seperti biasa, maka para petinggi terkait akan memberikan arahan, semangat dan dorongan agar pembangunan wilayah perbatasan bisa lebih baik lagi. Tapi anehnya, setelah itu, ya semua berjalan kembali seperti biasa. Perbatasan tinggallah sebagai wilayah tertinggal, wilayah yang tetap terisolasi. […] ...

Read More

80 Tahun Hasjim Djalal, Patriot Negara Kepulauan Tak Punya Kapal Induk

Oleh Harmen Batubara Bersamaan dengan ulang tahun ke-80 Prof Dr Hasjim Djalal, diluncurkan biografi tentang pakar hukum kelautan tersebut. Acara peluncuran buku ‘Patriot Negara Kepulauan’ karangan Efri Yoni Baikoeni itu digelar di Djakarta Theatre, Tanahabang, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2014). Di luar hajatan tersebut, menarik untuk di simak adalah apa yang Andi (I Made Andi Arsana,ikut […] ...

Read More