Cart

Ke Indonesiaan di Wilayah Perbatasan

Post thumbnail

Membangun Desa Perbatasan di Wilayah Perbatasan

Secara politik, Kemendesa PDTT telah mengukuhkan peran kearifan desa dan desa adat lewat Permendesa No 1/2015 tentang kewenangan berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan berskala lokal desa. Gerakan desa membangun Indonesia itu menjadi basis awal kemandirian desa. Pendekatan membangun desa (pembangunan kawasan perdesaan) dibutuhkan untuk melakukan akselerasi kemajuan desa. Negara harus hadir dan aktif membangun desa untuk membuka akses desa, lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.
Namun, pendekatan ini tidak boleh meminggirkan dan merusak desa. Selain pola dari atas itu, gerakan desa membangun juga memberi ruang bagi kolaborasi antardesa (misalnya Badan Usaha Milik Antardesa) untuk konsolidasi aktor, aset, dan akses desa agar desa menjadi lebih besar dan kuat.

Continue Reading