TMMD Perbatasan, Memberdayakan Warga Perbatasan Dengan Bijak

Oleh harmen batubara

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat (Kalbar), mengakui, sangat membutuhan Program Tentara Membangun Desa (TMMD) sebagai salah satu motivator pembangunan di dalam berbagai strata kehidupan. Gubernur Kalimantan Barat, Cornelis, Kamis (6/3/2014), mengatakan, di Provinsi Kalimantan Barat, Program TMMD diprioritaskan sebagai program pendampingan di dalam pembangunan berkelanjutan di kawasan dengan Negara Bagian Sarawak, Federasi Malaysia.
Apalagi “Sekarang berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri, Program TMMD sudah bisa dimasukkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Dengan demikian maka program TMMD di Provinsi Kalimantan Barat, sudah dapat dimasukkan ke dalam APBD Tahun Anggaran 2015 mendatang,” kata Cornelis. Menurut Cornelis, di kawasan perbatasan Program TMMD yang dibutuhkan seperti penyuluhan dan pembangunan fisik seperti jalan lintas desa, pencetakan sawah, pembangunan jembatan darurat.

Program TMMD nantinya akan disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu yang berhadapan langsung dengan Negara Bagian Sarawak, Federasi Malaysia. Menurut Cornelis, banyak sekali program pembangunan di perbatasan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, perlu disinergikan dengan TNI baik dari matra laut, udara dan darat. “TNI memiliki sumberdaya manusia yang cukup dan bisa diandalkan untuk berbagai kegiatan pembangunan seperti pembangunan infrastruktur, penyuluhan tentang nasionalisme, bela negara dan hal-hal lain yang bisa menimbulkan rasa kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa sendiri,” kata Cornelis.

Perlu Optimalisasi

Terus terang, perbatasan tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi yang lebih utama lagi ya pembangunan warga perbatasan itu sendiri. Mereka harus diberdayakan, mereka perlu diberikan kemampuan untuk memiliki faktor produksi seperti kebun, sawah, ternak dll yang bisa menopang kehidupan mereka. Yang kita hawatirkan pemerintah jangan hanya mempersiapkan sarana dan prasarana saja, tetapi justeru yang lebih penting adalah membekali warganya sendiri agar bisa mandiri dan berkarya. Hal ini sering jadi bahan pertanyaan, yakni bagaimana caranya agar warga perbatasan bisa berproduksi, punya kemampuan produksi, bisa punya kebun, atau punya sawah yang bisa menopang hidup mereka.

Kalau kita lihat program TMMD ini misalnya, di satu sisi dia sudah mulai bergulir dan memberikan harapan.Misalnya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan oleh TNI bersama Kementerian Pertanian /Lembaga Non Kementerian, Pemerintah Daerah dan Komponen Masyarakat lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan secara bersinergis dan terintegrasi sebagai upaya dalam meningkatkan kegiatan pembangunan didaerah guna mewujudkan kehidupan sosial kemasyarakatan yang lebih baik dan mandiri.

Sasaran kegiatan TMMD ini diutamakan pada daerah-daerah yang tergolong daerah miskin/tertinggal, daerah terisolir/terpencil, daerah perbatasan/pulau pulau kecil terluar dan daerah kumuh perkotaan serta daerah-daerah lain yang terkena akibat bencana agar memiliki ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi berbagai permasalahan.

Misalnya pelaksanaan TMMD tahun 2012, dukungan sektor pertanian telah  mendorong pembangunan wilayah/perdesaan sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi perdesaan.  Dukungan sektor pertanian terhadap program TMMD merupakan kelanjutan dukungan tahun sebelumnya yang dilakukan  dalam bentuk pemberian bantuan paket berupa agroinput (benih/bibit) sesuai dengan kondisi agroekosistem wilayah setempat.  Dukungan ini diharapkan akan menjadi penggerak bagi para petani yang desanya mendapatkan program TMMD.

Pelaksanaan TMMD ke 88  dan 89 tahun 2012 dilaksanakan di 29 provinsi yang tersebar di 65 kabupaten, 69 Kecamatan, dan 110 Desa, dan serentak dan dibuka pelaksanaan WASEV pada bulan Juni 2012 sedangkan kegiatan TMMD ke 88 dilaksanakan di 65 Kabupaten, 75 Kecamatan, dan 158 Desa, hal ini disesuaikan dengan anggaran yang tersedia sesuai dengan Rencana Operasional Kegiatan Kementerian Pertanian Biro Perencanaan Tahun 2012, yaitu masing-masing lokasi sasaran/desa akan mendapat Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Untuk pengadaan benih/bibit yang pelaksanaannya yaitu dengan pengadaan langsung di lokasi sasaran TMMD karena jenis bantuan benih/bibit di masing-masing lokasi tidak sama/berbeda.

Melahirkan Kehidupan Baru Di Perbatasan

Kita paham bahwa wilayah perbatasan kita itu sangat panjang dan terisolasi, karenanya daerah itu perlu di rekayasa dengan jalan menempatkan satuan-satuan TNI setingkat Kompi dan daerah trans lokal yang bisa saling menghidupi. Kalau kita sebut TNI dengan kekuatan satu Kompi berikut keluarga mereka, maka jelas akan jadi potensi pasar yang sangat berarti bagi wilayah tersebut. Mereka membutuhkan sayuran, ikan, padi dll yang bisa disuplai oleh desa trans. Hanya saja, desa trans ini harus lebih mengutamakan warga lokal atau campuran dengan jumlah yang lebih besar dari warga lokal.

Kita bisa bayangkan bagaimana jadinya wilayah perbatasan kalau misalnya di pulau Sebatik, atau di perbatasan Malinau, Nunukan di tempatkan satu kompi marinir atau satu kompi infantri tempat lainnya. Begitu juga kalau di taruh satu kompi di Muting atau Obrup di Papua dll., selebihnya diperkuat dengan desa-desa trans lokal yang jadi penggerak pembangunan di wilayah tersebut. Soal dislokasi ini tentu TNI punya pakar yang handal untuk itu.

Pemerintah tinggal membangun infrastruktur serta pasar yang terkoordinasi dengan tetangga di sebelah. Karena bagaimanapun pasar perlu dibuat, sebab di sanalah para pihak akan dapat bertemu dan membangun sinergi ekonomi, yang saling terbuka bagi para pihak di perbatasan. Artinya warga perbatasan bisa ke pasar-pasar perbatasan cukup dengan berbekal Kartu Tanda Penduduk Lokal. Harapan kita BNPP bisa melakukan rekayasa dengan jalan koordinasi lintas sektor dan melakukan pembangunan perbatasan secara terpadu dengan kerangka Asean.

x

Dapatkan Pengembangan Wilayah Perbatasan

Caranya Mudah Masukkan Nama dan Email Anda dan Down Load...